Tampilkan postingan dengan label Presenter. Tampilkan semua postingan


Menjadi Presenter yang Baik


Menjadi seorang presenter bukan hanya menjadi seseorang yang berbicara di depan khalayak, tetapi juga harus mampu mengajak khalayak larut dalam topik yang dibawakan. Hal-hal yang harus diperhatikan untuk menjadi presenter yang baik, menurut Tantowi Yahya, adalah sebagai berikut:


Tips Presenter, MC, dan Penyiar



Siapa pun Anda pasti bisa menjadi MC,Presenter,Host,Announcer,dll di dunia hiburan,dengan tida melupakan bakat yang anda miliki ataupun tanpa bakat asalkan anda mampu menguasai 6 cara singkat.
1.Vokal
2.Pelafalan
3.Pernapasan
4.Speed
5.Intonansi
6.Body Language
Pendapat
Plato :
MC merebut jiwa manusia melalui kata-kata.
Aristiteles :
The Science of speaking well
Kemampuan untuk menentukan metode bagaimana,dan dalam kejadian serta situasi tertentu,orang dapat menimbulkan ke hangatan.
Tukul Arwana :
Katro No Problem
artinya MC atau apapun namanya adalah orang yang mampu dan mahir membawakan acara dihadapan umum dengan memperhatikan
Attitude (Prilaku/Siap)
Gestur (Gerak Tubuh)
Personality (Kepribadian)
Appeanance (Penampilan)
Dress (Pakaian)
Reputations (Prestasi)
Maturuty (Kematangan Berfikir)
jadi definisinya adalah seni membawakan acara berbahasa lisan secara efektif,dengan di ikuti bahasa isyarat (gestural) atau bahasa tubuh.Dan tujuan dari MC menarik perhatian (menghibur) dan membangkitkan semangat.






1. Tell a Story
Ketika melakukan presentasi di depan kamera, kita bukan hanya menyampaikan informasi mengenai suatu event. Presentasi di depan kamera seperti seseorang yang sedang bercerita, sehingga memiliki pendahuluan (beginning), isi (content), dan akhir (ending). Teknik ini berlaku umum, baik ketika kita sedang mengumumkan (announcing), melaporkan (reporting), mewawancarai (interviewing), memperagakan atau melakukan simulasi (simulation), atau memberikan narasi pada tayangan (voice over narration).

2. Display Camera Presence
Ketika sedang berbicara dengan audiens, mata harus selalu menatap lensa kamera. Ketika sedang berbicara dengan bintang tamu, mata kita harus menatap bintang tamu dan berbicaralah pada mereka. Jaga postur tubuh ketika berbicara, dan ingatlah selalu hal penting yang ingin disampaikan kepada bintang tamu. Buatlah diri Anda merasa nyaman, dan jauhkan dari gerakan yang menganggu, seperti memainkan rambut, menyentuh muka atau baju, dan lain-lain.

3. Dress for the camera’s eyes
Penampilan visual di depan kamera sama pentingnya dengan presentasi itu sendiri. Selain itu, lensa kamera sama sekali berbeda dengan lensa mata. Oleh karena itu, pilihlah warna dan kostum yang ”appropriate” (pantas dan pas). Pilihlah baju yang polos atau minim pola. Jangan menggunakan pola yang bergaris tebal, karena akan membingungkan. Hindari perhiasan yang besar dan mencolok.

4. Rehearse
Jangan lupa selalu berlatih sebelum tampil di depan kamera. Berlatihlah di depan kaca sebagai media latihan. Perhatikan pendahuluan dan ending dalam bercerita.

Diberdayakan oleh Blogger.