Tampilkan postingan dengan label Singing. Tampilkan semua postingan

Singing is the act of producing musical sounds with the voice, and augments regular speech by the use of both tonality and rhythm. One who sings is called a singer or vocalist. Singers perform music known as songs that can be sung either with or without accompaniment by musical instruments. Singing is often done in a group of other musicians, such as in a choir of singers with different voice ranges, or in an ensemble with instrumentalists, such as a rock group or baroque ensemble. As in many respects human song is a form of sustained speech, nearly anyone able to speak can also sing. Singing can be formal or informal, arranged or improvised. It may be done for pleasure, comfort, ritual, education, or profit. Excellence in singing may require time, dedication, instruction, and regular practice.[1] Professional singers usually build their careers around one specific musical genre, such as classical or rock. They typically take voice training provided by voice teachers or vocal coaches throughout their careers.


Teknik Bernyanyi dalam Pagelaran

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pagelaran musik adalah sebagai berikut:

  1. Menentukan penyanyi
  2. Menentukan iringan
  3. Menentukan jadwal latihan
  4. Mempersiapkan kostum

Berkaitan dengan penampilan dalam membawakan lagu, hal-hal yang perlu dilatih dan diasah terus menerus adalah teknik vokal, sikap badan, dan pembawaan.

Teknik Vokal

Dalam menyanyikan sebuah karya lagu dengan baik , maka seorang penyanyi dituntut untuk dapat menguasai teknik vokal dengan baik. Teknik-teknik yang digunakan dalam penampilan musik vokal meliputi, Intonasi, artikulasi, pernafasan, dan frasering.

  • Intonasi.

Secara umum, intonasi diartikan sebagai lagu kalimat atau lagu suara seseorang ketika berbicara. Namun dalam musik, intonasi berarti ketepatan suatu nada (pitch). Sebagai seorang penyanyi harus mampu menyanyikan dengan intonasi yang tepat, baik untuk nada-nada tinggi maupun nada-nada rendah. Intonasi yang tepat dapat menghasilkan suara yang jernih, nyaring, serta enak didengar.

Agar mendapatkan bentuk intonasi yang baik, maka latihan pendengaran terhadap nada-nada perlu dilatih agar sensitif terhadap tinggi rendah nada. Selain itu, kontrol pernafasan turut menentukan intonasi yang baik.

Ini jelas jadi pertanyaan paling sering buat para vokalis, apalagi kalo sering lihat kontes nyanyi di TV. Pasti komentarnya “Powernya di tambah yaa”, ato “Power kamu kurang”. Dari komentar itu sudah jadi patokan kalo mau nyanyi bagus power vokal yang kuat jadi satu kewajiban. Jadi vokal tanpa power = nol.

Banyak cara untuk tingkatkan power tapi yang jelas harus pahami dulu karakter suara masing2. Tujuannya biar loe semua gak ngotot merubah suara biar jadi kayak artis idola. Sebab karakter suara gak bisa diubah kalo tetep ngeyel resikonya pita suara malah jadi rusak. Nah edisi ini HC ada beberapa trik mudah buat naikin power suara kamu





 gue mencoba ikut share ilmu vokal yang gue dapet selama 2 tahun belakangan ini mendalami dunia vokal ....

dan inilah beberapa ilmu yg gw dapet
 :
disini gue maw share tentang cara mencari ambitus. (apa tuh ambitus?) ambitus dalam hal ini tuh adalah jarak dimana kita sudah merasa paling maksimal dalam bernyanyi atau bisa dibilang range vokal.

simak sob :

pertama
lo moley nyanyi pake tangga nada normal (do = c).
biz itu naikin nada dasarnya 1/2 atawa lo bisa turunin nada dasarnya 1/2.

kedua
selanjutnya cari tahu mana nada terendah or mana nada tertinggi yang maksimal bisa lo nyanyiin

Ketiga-tiga
spesifikasiin or cari tau jenis suara-lo

Ada 2 jenis suara pas kita bocah atawa masa bocah yakni suara atas (treble) ama suara bawah (bass) kog kayag speaker ya.... hehe.... emang bgitu dari sononya....

nah pas udah gede / dewasa ada 6 jenis penggolongan suara pokok yakni :
cewe:
Sopran (paling tinggi)
Mezzosopran (sedang)
Alto (rendah)

cowok:
Tenor (paling tinggi)
Bariton (sedang)
Bass (rendah)

biar lo tao yang mana jenis soara lo tanyain aja ma vokalis2 beneran (jgn yg gadungan) kasih tau aja ambitus suara lo ntar juga dia tau.... (atawa lo bisa tanya ke gw)

abis lo tau jenis suara lo kita bisa lanjut ke sistem pernafasan
ada 3 sih (pernafasan dada, pernafasan perut, sama pernafasan diafragma)

berdaasarkan pengalaman gue baiknya lo ambil pernafasan diafragma
Mengapa......... mengapa oh mengapa.... (ciee kog jadi dangdut???)


Diafragma itu lempeng yang ada d rongga perut sob n' volume udara yang bisa disimpennya lebih besar dibandingkan dengan volume paru-paru.

Jadi lo bakalan safe nyanyi lagu apapun.

Cara melatihnya :
lo liat kalo bayi nafes, kalo lo belom punya bayi lo cari deh tetangga lo yang baru merid...
hihii....

ga perlu segitunya sih lo pantengin aja negh tulisan kecil2an gue 

Bayi nafes make lempeng diafragma-nya ini keliatan coba lo liat degh kalo bayi napes pasti rongga pas bagian perutnya bakal berkontraksi kearah depan, belakang, dan samping.

Tahan nafasmu!!!
eit bukan ada vampir atawa ada orang kentut 
ini salah satu pelatihan lagi negh.

coba lo tarik nafas lewat hidung truz simpen di lempeng diafragma-lo nah lo tahan degh biz tu...

tahan nafas-lo secara berkala. 5 detik, truz 10 detik, next time 15 detik, seterusnya dengan selisih 5 detik sampe lo gak bisa lagi nahan nafas

tapi jagan di paksain ntar lo pingsan or mangkat gue diminta tanggung jawb lage 

itulah batas maksimal lo sob!!! 

ok good luck

warnet udagh maw tutup negh next time gue perinciin lagi soal vocal classivication degh ^_^

Diberdayakan oleh Blogger.